Ka Kankemenag Kab. Batang
Drs. H. Moch. Bisri, M.Ag
NIP. 195905271987031003

Seluruh jemaah haji diminta untuk proaktif memeriksakan kondisi kesehatan setibanya di tanah air, menghindari penyakit menuluar seperti: H1 N1 (flu babi), Avian Influensa atau penyakit lainnya. Meskipun, secara awal pemeriksaan kesehatan atas mereka dilakukan setibanya di bandara debarkasi (pemulangan). Demikian Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Kalsel, dr Mahrita SKM MPH.
Menurut Mahrita, pemeriksaan yang dilakukan sesaat setelah kedatangan para jamhaj dimaksudkan untuk mendeteksi, apakah ada di antara jamaah yang mengidap penyakit menular yang dibawa dari Arab Saudi.
Add to Google Reader or Homepage
Sekilas Info
Dimohon kepada Jama'ah haji Kabupaten Batang tahun 1430 H / 2009 M baik kloter 3 maupun kloter 26 diharap kehadirannya pada acara Tasyakuran Haji dan Silaturrohmi, pada tanggal 23 Desember 2009 hari Rabu, dengan memakai seragam haji yang berwarna biru telur.
Sekilas Info
Pada musim haji tahun 1430 H / 2009 M, Jama'ah haji Kabupaten Batang terdapat 2 orang jam'ah haji yang meninggal dunia di tanah suci, yaitu Bapak Wasda'i bin Dartam asal Pesaren - Warungasem - Batang, umur 75 tahun, meninggal di Tanah Suci Makkah, dan Ibu Munah binti Casmadi asal Pandansari - Warungasem, serta 1 orang meninggal di rumah sakit tanah air, yaitu bapak Sadar bin Sa'adi asal Pejambon - Batang. Semoga arwah mereka di terima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.
Album Foto
Photobucket
Silaturahmi dan Tasyakuran Haji 1430 H
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Pelaksanaan Bimbingan Manasik Massal
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Rapat persiapan pemulangan jama'ah haji 2009
Photobucket
Anshori, Nur Mufidah, Ali Jahri dan Indriyati
Photobucket
Andi Afifuddin, Ali Jahri, Suharno
Pay Per Click Management
Pay Per Click Management
Jemaah Haji Harus Proaktif Periksa Kesehatan
Selasa, 08 Desember 2009
Seluruh jemaah haji diminta untuk proaktif memeriksakan kondisi kesehatan setibanya di tanah air, menghindari penyakit menuluar seperti: H1 N1 (flu babi), Avian Influensa atau penyakit lainnya. Meskipun, secara awal pemeriksaan kesehatan atas mereka dilakukan setibanya di bandara debarkasi (pemulangan). Demikian Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Kalsel, dr Mahrita SKM MPH.
Menurut Mahrita, pemeriksaan yang dilakukan sesaat setelah kedatangan para jamhaj dimaksudkan untuk mendeteksi, apakah ada di antara jamaah yang mengidap penyakit menular yang dibawa dari Arab Saudi.
"Kita lakukan pemeriksaan kembali, siapa tau ada yang mengidap penyakit menular, seperti H1N1, Avian Influensa, atau jenis penyakit lainnya," ujarnya, sebagaimana berita yang dikutip MCH Jakarta dari “Info Haji” debarkasi Banjarmasin, Senin (7/12).
Terkait mekanisme pendeteksian penyakit menular tersebut, menurutnya sangat penting keproaktifan jamaah dalam memeriksa kondisi kesehatan mereka selama beberapa hari setelah tiba di Banua, tempat asalnya.
"Ini hanya merupakan langkah awal. Selanjutnya jamaah harus secara aktif memeriksakan kondisi kesehatannya setelah tiba di daerah masing-masing” terangnya. Massa inkubasi penyakit menular tersebut biasanya cukup singkat, yaitu sekitar 15 hari, dan selama itu jamaah belum dapat dikatakan aman dari penularan.
Sejauh ini menurut Mahrita belum ditemunkan jamhaj yang terdeteksi terkena vius yang berbahaya itu.
sumber : http://www.informasihaji.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1166:jemaah-harus-proaktif-periksa-kesehatan&catid=18:berita&Itemid=1
0 komentar:
Posting Komentar